Read Offline:

Moh. Hasan: jmnc

Pamekasan, jtvmaduranews.com – Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam membuka rapat kordinasi kerja sama keimigrasian, direktorat jenderal imigrasi, dengan organisasi internasional dan pemerintah daerah kabupaten pamekasan, madura jawa timur. di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Selasa Pagi.

Kerja sama ini dalam dalam upaya menekan angka Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural (PMI-NP) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Hadir dalam acara, direktur kerja sama keimigrasian direktorat jenderal imigrasi, Rochadi Iman Santoso, Kepala Devisi  Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, Pria Wibawa, Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Pamekasan, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, dan 85 pemangku wewenang di Kabupaten Pamekasan, Mulai Forkopimda, Polres, Polsek, Dandim, Danramil, Bangkesbangpol, Camat, dan Unsur Kantor Kemenkumham.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menuturkan ada beberapa faktor yang menyebabkan maraknya PMI-NP di daerahnya dan di madura secara umum. salah satunya tidak adanya lapangan pekerjaan yang memadai di madura, kurangnya edukasi terhadap bahaya pmi-np, serta untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sebagai faktor pemicu.

Namun menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu. Menyatakan, bahwa di Kabupaten Pamekasan sudah mengalami penurunan yang sangat positif.

“Perlu Sosialisi Dan Edukasi Terus Menerus Agar Dapat Menekan  Angka Pmi-Np Dan Menjegah Terjadinya Perdagangan Orang, Sambil Lalu Pemerintah Akan Menyediakan Lapangan Pekerjaan”. Ungkap H. Badrud Tamam, Bupati Pamekasan

“Ada sembilan Kecamatan di Kabupaten Pamekasan, Batumarmar, Pasean, Waru, Pakong, Pegantenan, Proppo, Palengaan, Larangan Dan Kadur yang akan menjadi titik fokus program penekanan jumlah pekerja Migran Indonesia Non Prosedural. Kata Rochadi Iman Santoso

Dengan adanya kordinasi dan pelatihan pekerja dapat berupaya pekerja tidak lagi berangkat dengan cara ilegal dan memiliki keterampilan yang mumpuni.

“Ditjen Imigrasi Pusat, Akan Terus Mengadakan Kordinasi, Terkait Dengan Kantong Kantong Terjadinya Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural. Sehingga Dapat Menekan Angka PMI Non Prosedural Kedepannya. Sambung Rochadi Iman Santoso

Share Button
Read Offline:
Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.