Memprihatinkan Nenek Tijah Hidup Sebatangkara Di Gubuk Reyot

Syaiful Anwar Dan Muhammad Arif-jmnc

Memprihatinkan, kehidupan Nenek Tijah berusia 80 tahun, yang hidup sebatangkara di gubuk reyot miliknya, di desa sera timur, kecamatan bluto, kabupaten sumenep, jawa timur, rumah Nenek Tijah tidak cukup luas, panjangnya sekitar empat meter dan lebarnya tiga meter saja.

Kehidupan Nenek Tijah, berusia 80 tahun ini, sangat memprihatinkan, dirinya hidup sebatangkara di gubuk reyot, tanpa suami, pasalnya, suami Nenek Tijah sudah meninggal, bahkan Nenek Tijah tidak memiliki keturunan, saat ini, Nenek Tijah sudah tidak bisa bekerja seperti di masa mudanya, penglihatannya sudah kabur, dia mampu menyambung hidupnya karena mendapat bantuan dari warga setempat.

Kondisi rumah tempat tinggalnya pun sudah tidak layak untuk ditempati, ketika hujan deras, air hujan masuk dari atas atapnya yang sudah bocor, dapur miliknya pun menyatu dengan tempat tidurnya yang hanya beralaskan tikar.

Nenek Tijah, mengaku, waktu dulu dirinya diberi biaya hanya tiga kali saja oleh kepala desa setempat, selama ini, dirinya hanya bisa megandalkan belas kasih warga setempat untuk bisa membantunya, bahkan dia berharap bisa dibantu untuk memulihkan matanya yang kabur, sehingga dirinya bisa beraktifitas kembali seperti biasanya.

kalau dari pemerintah, pertamanya hanya mendapatkan bantuan dari kepala desa hendri memberikan uang yang diantarkan oleh aparat desa, itupun hanya tiga kali saja, sampai sekarang hanya mendapat bantuan beras yang ditebus dari kepala desa sebesar sepuluh ribu rupiah dan mendapatkan besar sebanyak dua kilogram, sa berharap ada orang yang bisa membantu menyembuhkan matanya saya yang kabur, sehingga saya bias beraktifitas lagi : Nenek Tijah.

Sehari harinya, Nenek Tijah hanya menghabiskan waktunya berdiam duduk di depan rumahnya yang sudah tidak layak huni, menanti kedatangan warga yang hendak membantunya.

6 total views, 1 views today

Share Button
Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

Profil Penulis

Leave a comment

Gambar CAPTCHA

*