Read Offline:

Moh. Hasan : jmnc

Puluhan masayrakat Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur datangi kantor PLN Rayon Pamekasan, di jalan. Kesehatan, tadi pagi. (06/02/2018)

Kedatangan puluhan massa tersebut mengkomplin naiknya tarif pembayan rekening listrik sangat melonjak melebihi 100% bahkan ada yang sampai 200%.

Warga tersebut sempat terjadi cekcok mulut antara petugas PLN sehingga kondisi sempat memanas. karena penjelasan dari petugas PLN tersebut yang menemui warga dianggap kurang jelas. massa tersebut memaksa mau bertemu dengan pimpinannya.

Nurul Ulum salah satu warga sangat kecewa dengan naiknya tarif listrik karena biasanya tiap bulan dikenakan tarif rp. 193.000 pada bulan ini dikenakan tarif rp. 924.000. sehingga mempertanyakan kenaikan yang tidak normal tersebut.

Warga juga menyangkan petugas PLN tidak ada yang datang ke rumah pelanggan selama 3 bulan.

Sementara kepala rayon PLN kota pamekasan Novi Widiastutik , menjelasakan pada tahun 2017 PLN putus kontrak dengan PT yang sebelumnya bekerja sama dengan PLN . sehingga tidak ada petugas bacameter dan vakum akhir pada tahun 2017. kemudian sesuai dengan SOP PLN. jika tidaka ada bacameter. maka akan dilakukan dirata datakan tiga bulan sebelum . Tidak bacameter mulai bulan Oktober-Desember 2017. Jadi penagihannya dimulai pada selama tiga bulan tersebut. sehingga kemungkinan terjadi kurang tagih dan lebih tagih.

Sementara itu, Hudono Asisten Manajer Pelayanan PT PLN Area Madura mengatakan pada bulan Januari 2018 akan ada vindor baru sehingga akan kembali berjalan efektif bacameter tersebut.dia juga membenarkan kalau tidak ada baca meter maka akan menggunakan sistem dirata rata.

Share Button
Read Offline:
Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.